,


















• 05 November 2016
Pesta Pantai 2016 Selat Baru Kab. Bengkalis

• 26 Juli 2016
Halal bi Halal Pemkab Bengkalis Dengan Masyarakat Bengkalis yang ada di Pekanbaru

• 19 Juli 2016
Ramah Tamah dan Halal bi Halal Pemerintah Kab.Bengkalis

• 22 Maret 2016
Pelaksanaan Musrembang Kabupaten Bengkalis


Investasi Perindustrian

1. Pembangunan Kawasan Industri Bukit Batu


LOKASI                               : DESA BURUK BAKUL
KLASIFIKASI PROYEK     : SEKTOR INDUSTRI DAN PERDAGANGAN
PENANGGUNG JAWAB   : DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
PEMILIK PROYEK             : PEMERINTAH KABUPATEN BENGKALIS

a. Gambaran Umum

Pembangunan Kawasan Industri Bukit Batu (KIBB) dilaksanakan dengan konsep eco-green industrial park, yaitu kawasan industri yang berwawasan lingkungan, memanfaatkan potensi lingkungan yang ada sebagai nilai tambah, penerapan teknologi yang ramah lingkungan dan sustainable water management in industries.

Keunggulan KIBB, antara lain :

  • Berada di lintasan jalan provinsi yang menghubungkan Dumai-Bengkalis, Siak dan Pekanbaru dengan lama perjalanan sekitar 3,5  jam dari kota Pekanbaru dan 1,5 jam dari Siak Sri Indrapura dan Kota Dumai.
  • Terletak dipantai timur pulau Sumatera dan sangat dekat dengan Selat Malaka yang merupakan alur pelayaran internasional
  • Dekat dengan areal perkebunan dan industri pengolahan hasil hutan seperti pulp, kertas dan pengolahan hasil perkebunan di Riau Daratan
  • Tersedia lahan untuk pelabuhan samudera/ekspor dengan kedalaman laut ± 27 meter.

b. Kondisi Eksisting

Pengembangan KIBB, pada tahun 2011 ini akan dilakukan tahap perencanaan. Adapun tahapan perencanaan yang dilakukan adalah :

  •  Penunjukan lokasi kawasan industri yang berdasarkan Surat Keputusan Buapti Bengkalis mengenai penunjukan lokasi kawasan industri. Pada saat ini dalam masa persiapan dan pengumpulan bahan dan data
  • Studi kelayakan dilakukan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bengkalis
  • Studi Analisa mengenai dampak lingkungan. Studi ini dilakukan untuk menganalisa kelayakan dari segi lingkungan dengan penanggungjawab Dinas Perindustrian dan Perdagangan
  • Kebutuhan Lahan yang diperlukan diperkirakan sekitar 3.000 ha yang mencakup wilayah Buruk Bakul dan sekitarnya
c. Kontak Person
  a. Drs. H. ISMAIL, MP.
     Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag)
     Mobile    : +62-811-7584-668
                    +62 -811-750-105
     Alamat    : jln. Pertanian Bengkalis 28714

  b. SYAHRIAL,SH
      Kepala Bidang Industri Logam, Mesin,Alat Transportasi dan Telematika Disperindag
      Alamt    : jln. Pertanian Bengkalis 28714

d. Peran Pemerintah Kabupaten Bengkalis
Sesuai ketentuan peraturan perundang-undagan, Peran Pemerintah Kabupaten Kengkalis untuk membangun KIBB ini adalah memberikan berbagai kemudahan kepada para investor dalam bentuk:
-Penyediaan sarana dan prasarana pendukung
-Penyedian lahan dan lokasi
-Percepatan pemberian perizinan

e. Struktur Finansial
Joint Venture, BTO atau bentuk kerjasama lainnya.

f. Insentif Pemerintah Kabupaten Bengkalis

Sesuai ketentuan perundang-undangan, insentif yang dapat diberikan pemerintah Kabupaten Bengkalis bagi investor untuk pembangunan KIBB ini berupa pengurangan, keringanan atau pembebasan pajak daerah dan retribusi daerah.

g. Bentuk Investasi

Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) atau Penanaman Modal Asing(PMA)

I.Status Priyek Saat Ini
a. Feasibility Study

Feasibility Study untuk pembangunan KIBB telak dilakukan Badan Perencanaan Pembagunan Daerah Kabupaten Bengkalis pada tahun 2011.

j.Prosedur Dan Proses

Proses dan Prosedur penanaman modal mengacu pada Undang-undang Republik Indonesia No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal serta  peraturan perundang-undagan lainnya dengan melibatkan Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

a. Peraturan Daerah
Peraturan Daerah Kabupaten Bengkalis No. 09 Tahun 2011 tentang Rencana Pembagunan Jangka menengah Daerah Kabupaten Bengkalis Tahun 2010-2015.

b. Lisensi
1.Izin Lingkungan
2.Persetujuan Prinsip
3.Izin Lokasi
4.Izin Kawasan Industri
5.Hak Guna Bangunan (HGB)
6.Izin Mendirikan Bangunan
7.Izin Perluasan Kawasan Industri 

2. Pengembangan Industri Pengolahan Nenas

Kecamatan 
: Bengkalis
Klasifikasi Proyek
: Sektor Industri
Penanggungjawab
: Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Pemilik Proyek
: Pemerintah Kabupaten Bengkalis
   

 a. Gambaran Umum

Kabupaten Bengkalis memiliki potensi besar dalam bidang pertanian. Salah satu hasil pertanian daerah ini adalah nenas (Ananas comusus. L) yang tersedia sepanjang tahun karena tidak dipengaruhi hujan maupun musim kemarau. Budidaya nenas banyak dilakukan mayarakat di Kecamatan Bantan, Bengkalis dan Bukit Batu.

Untuk meningkatkan nilai ekonomis nenas dan pendapatan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah melakukan berbagai upaya pengembangan industri pengolahan nenas. Namun hal ini baru dilakukan sebatas untuk kelompok-kelompok industri rumah tangga. Adapun produk olahan nenas yang dihasilkan diantaranya dodol nenas dan selai nenas yang menjadi salah satu makanan khas Bengkalis yang pemasarannya tidak hanya dalam wilayah Kabupaten Bengkalis, tetapi juga ke daerah lain.

b. Kondisi Eksisting

  • Produksi nenas di Kabupaten Bengkalis tahun 2009 sebanyak 893,60 ton atau rata-rata 74,47 ton/bulan. Dari 893,60 ton produksi nenas tersebut sebanyak 500,00 ton atau 55,95 persen dihasilkan Kecamatan Bengkalis dan 347,30 ton atau 38,87 persen dihasilkan Kecamatan Bantan. Sedangkan sisanya dihasilkan 6 kecamatan lainnya.
  • Industri untuk produk olahan nenas lainnya yang memiliki nilai tambah lebih tinggi, seperti nenas kaleng belum ada. Padahal pemasaran untuk berbagai produk olahan nenas yang lain masih cukup besar.

c. Feasibility Study

Pada tahun 2012 akan dilaksanakan kajian tentang potensi produk olahan nenas diantaranya : jenis produk, teknologi serta peluang yang ada sehingga akan terbentuk sentra industri pengolahan nenas di Kecamatan Bengkalis.

d. Lisensi

1.    Izin lokasi
2.    Izin tempat usaha
3.    Izin mendirikan bangunan
4.    Izin gangguan
5.    Rekomendasi tentang analisa dampak lingkungan
6.    Dan lain lain. 

3. Pengembangan Industri Pengolahan Karet

Kecamatan
: Bantan, Bukit Batu dan Pinggir
Klasifikasi Proyek
: Sektor Industri dan Perdagangan
Penanggungjawab : Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Pemilik Proyek
: Pemerintah Kabupaten Bengkalis
Lahan Tersedia
: 27.166 hektar (ha)

a. Gambaran Umum

Kabupaten Bengkalis memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar dan bernilai ekonomis tinggi, terutama dari sektor perkebunan. Salah satu komoditi sektor perkebunan yang cukup besar dihasilkan daerah ini adalah karet.

b. Kondisi Eksisting

  • Berdasarkan data tahun 2009, luas area tanaman karet 40.953,00 ha yang berasal dari perkebunan rakyat maupun perusahaan perkebunan yang tersebar di seluruh kecamatan dengan produksi 39.943,00 ton yang merupakan potensi bagi pengembangan industri hilir karet.
  • Meskipun produksi karet di Kabupaten Bengkalis besaar, namun saat ini pengembangan industri hilir karet dalam menopang perkembangan agroindustri belum ada. Produk yang dihasilkan hanya sebatas getah alam (natural rubber), sehingga nilai tambah yang didapat dari hasil perkebunan ini belum optimal.

c. Feasibility Study

Pada tahun 2012 Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan akan melaksanakan studi/kajian tentang pemanfaatan karet menjadi produk-produk olahan karet.

Update: 30 Agustus 2013